BPBD Mabar Diminta Urus Longsor di Wae Ara Lembor

Wednesday, 07 February 2018 08:27 Written by

Labuan Bajo, - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Manggarai Barat diminta segera mengurai longsor di mulut jembatan Wae Ara, Kecamatan Lembor.

Pasalnya, sudah seminggu material longsor itu menumpuk di mulut jembatan penghubung Kecamatan Lembor dengan Lembor Selatan itu.

Akibatnya kejadian tersebut, lalu lintas menjadi terganggu. Soalnya, material longsor yang tumpah dari tebing di sebelah utara jembatan itu sudah menutup sebagian badan jalan.

Faus, pengemudi mobil angkutan penumpang jurusan Malawatar-Reweng mengaku peristiwa itu terjadi sekitar akhir bulan Januari 2018 lalu. Saat itu, wilayah Lembor dan sekitarnya diguyur hujan lebat.

“Longsor ini terjadi pas hujan sekitar seminggu lalu,” katanya, Minggu (4/2/2018).

Sejak saat itu, kata Faus, tiap pengemudi yang melintasi jalur tersebut terpaksa mengurangi laju kendaraannya agar terhindar dari kecelakaan.

“Kalau tidak hati-hati pasti kecelakaan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Sius, menyesalkan sikap Pemkab Manggarai Barat yang lamban merespon longsor tersebut.

“Ini sudah satu minggu, tapi belum diperhatikan (pemerintah),” katanya.

Sebab itu, dia mendesak BPBD Kabupaten Manggarai Barat segera turun tangan agar masalah itu tak berlarut-larut.

“Dinas yang mengurus bencana harus turun tangan supaya ini selesai,” pungkasnya.

 

 

Sumber : Vox NTT

 

Koran Flores, Ende. Para Kepala Puskesmas di seluruh Kabupaten Ende diminta untuk memperhatikan  kebersihan Puskesmas kurang diperhatikan terutama rumput.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Ende, Arminus Wuni Wasa mengatakan hal itu saat melakukan dengar pendapat dengan para kepala Puskesmas di seluruh Kabupaten Ende, Rabu (30/8/2017).

Koran Flores, Larantuka. Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon (Anton Hadjon-red) melakukan pembakaran dua kapal nelayan milik terdakwa pengebom ikan asal Kabupaten Ende dan nelayan asal Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, yang diputuskan bersalah oleh Kejaksaan Negeri Larantuka, di Pantai Susteran Lebao, Selasa (29/08/2017).