Fahri Hamzah Minta KPK Tak Seperti Kuda, tapi Kucing Featured

Tuesday, 15 August 2017 02:33 Written by  Published in Hukum Read 218 times
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Foto/SINDOnews Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Foto/SINDOnews


Koran Flores,Jakarta. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam bekerja meniru seekor kucing. Fahri menilai seekor kucing selalu diam-diam saat akan menerkam mangsanya. "Jadi KPK harus pakai ilmu kucing. Diam saja, tapi ikannya ditangkap," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/8/2017).

Hal demikian dianggapnya tidak dilakukan KPK selama ini. Lembaga antikorupsi itu dianggap terlalu banyak berbicara. "Kayak kuda, lari dari sana, tapi ujungnya enggak ketangkap karena suara kakinya keras betul," ujarnya.

Dia mengatakan, KPK seharusnya tak banyak bicara dalam melakukan investigasi sebagai penegak hukum. Setelah para koruptor berhasil ditangkap, KPK bisa memublikasikannya.

Salah satu contoh dari kritik Fahri Hamzah mengenai kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), yakni banyaknya nama yang dicantumkan dalam surat dakwaan Irman dan Sugiharto.

"Kemarin baru hakimnya menghapus nama-nama yang diumbar KPK melalui dakwaan yang dibocorkan, di pengadilan vonis, nama-nama itu hilang. KPK harus sadar bahwa cara penegakan hukum ini yang enggak benar," tuturnya.

 


Sumber : Sindo


Last modified on Tuesday, 15 August 2017 02:36